Thursday, October 3, 2019

Bahasa dan Sastra : Warisan Peradaban Islam

Bahasa dan Sastra : Warisan Peradaban Islam cendekiawan id

Selamat datang di cendekiwan id, kali ini kita akan membahas hubungan bahasa dan sastra dengan peradaban eropa, agar kita tahu ternyata selama ini banyak sekali klaim ilmu pengetahuan yang disematkan ke bangsa eropa itu. Sudah saatnya kita sadar dan bangga dengan islam yang telah membumikan quran dengan bahasa arab. ok, langsung kita mulai

Bahasa dan Sastra

Bahasa Arab merupakan bahasa yang besar dan tidak diragukan. Bukan saja karena kitab Al-Qur'an diturunkan dengan bahasa Arab sehingga menambah kemulian dan kedudukannya di antara berbagai bahasa lainnya, melainkan juga karena ia merupakan bahasa yang banyak digunakan untuk berbagai macam tujuan yang besar dalam mengungkapkan dan mendapatkan maknanya.

lnilah yang membuatnya dapat berinteraksi dengan ilmu filsafat, logika, dan ilmu-ilmu lainnya yang memakai puisi dan prosa. Anak-anak yang berasal dari negeri yang telah ditaklukkan oleh Islam mengetahui hal itu, sehingga mereka mulai mempelajari bahasa Arab dan menimba ilmunya dari pakarnya.

Di Andalusia secara khusus kita menemukan orang-orang Kristen Spanyol yang memiliki selera tinggi terhadap bahasa. Mereka berpaling dari bahasa Latin (bahasa kebudayaan dan agama di Eropa pada abad pertengahan) dan mulai mempelajari bahasa Arab, sastra, dan ilmunya sehingga wawasan dan pengetahuan mereka semakin luas.

Dalam hal ini kita memiliki kesaksian tersendiri dari seorang penulis kristen Spanyol yang hidup pada abad kesembilan Masehi. Ia bernama Alvaro. Ia merasa kecewa dengan sikap orang-orang Kristen Spanyol yang meninggalkan bahasa Latin dan mulai mempelajari bahasa Arab.

Ia mengatakan, "saudara-saudaraku sesama Kristen mempelajari puisi-puisi Arab dan kisah-kisah mereka. Mereka juga mempelajari buku-buku para fuqaha dan filsuf muslim, bukan untuk dilaksanakan, melainkan untuk mengasah kemampuan dalam berbahasa Arab secara teliti dan fasih"

Apakah Anda-pada saat itu-bisa menemukan orang-orang buta huruf yang membaca penjelasan kitab suci dengan bahasa Latin? Di mana orang yang mempelajari Injil dan kitab suci para nabi dan rasul itu? Semua pemuda Kristen yang mengetahui potensi bahasa Arab, mereka pasti mengetahui bahasa Arab dan sastranya.

Mereka juga membaca buku-buku berbahasa Arab dan mempelajarinya dengan serius dan mengoleksi berbagai literatur Arab sekalipun dengan harga yang mahal. Mereka berteriak lantang di mana-mana bahwa sastra ini layak dikagumi. Apabila anda berbicara kepadanya tentang buku-buku Kristen, mereka memberikan jawaban kepada Anda seraya mengolok-olok bahwa buku-buku itu lebih bodoh dan tidak perlu diperhatikan.

Hampir di antara ribuan orang dari kita tidak ada satu pun yang pintar menulis surat kepada temannya dengan bahasa Latin yang benar, padahal banyak di antara mereka yang bisa mengungkapkan pikiran mereka dengan bahasa Arab. Bahkan mereka bisa menulis puisi mengungguli puisi orang Arab sendiri.

Bahasa Eropa banyak dipengaruhi oleh bahasa Arab dan banyak meminjam istilah darinya, termasuk bahasa Latin sendiri. Di antara bahasa Eropa yang banyak mengambil dari bahasa Arab adalah bahasa Spanyol, yang mana sebagian pakar bahasa memperkirakan bahwa 17% dari kosa katanya berasal dari kosa kata Arab.

Dalam hal ini, seorang pakar bahasa Spanyol, Rafael La Pisa, mengatakan dalam bukunya, "Sejarah Bahasa Spanyol" yang diterbitkan pada tahun 1962, "Unsur serapan bahasa Spanyol dari bahasa Arab menempati posisi kedua setelah unsur serapan bahasa Latin. Dalam bahasa kita sekarang, diperkirakan ada empat ribu kosa kata berasal dari bahasa Arab.

Masyarakat Spanyol telah mengadopsi bahasa itu dan mewariskannya dari generasi ke generasi sebagai pengaruh dari interaksi peradaban Arab di tanah kelahiran mereka pada masa lampau, di samping iuga sebagai pengaruh dari cara hidup dan berpikir mereka."

Bangsa Eropa juga terpengaruh dengan sastra dan pemikiran Arab, sehingga mereka banyak mengutip pemikiran-pemikiran penting dari berbagai literatur Arab. Berikut di antara pengutipan yang paling menonjol dan sangat jelas pengaruhnya:
La divina comedia dan risalah Al Ghufran cendekiawan id
La divina comedia dan risalah Al Ghufran

Seorang penyair Itali terbesar, Dante Alighieri, dalam bukunya yang terkenal "La Deaina Commedia" (Komedi Ketuhanan) terpengaruh oleh Abu Al-Ala'Al-Ma'ri dalam bukunya "Risalah Al-Ghufran." Ia juga terpengaruh oleh Muhyiddin Al-Arabi dalam membahas Isra' dan Mi'raj dalam bukunya " Al-Futuhat Al-Makkiyah," dan pemikirannya bersumber dari Al-Qur'an tentang neraka dan Padang Mahsyar.

Yang jelas, Dante adalah kawan Prontio Latin yang pernah pergi ke Thulaithulah (Toledo) pada tahun 1260 dari Florensa, dan mengikuti kegiatan yang ada di sekolah Toledo. Dalam hal ini ada pengakuan penting dari seorang berkebangsaan Eropa. Adalah Asin Palasius, seorang orientalis besar, menulis dalam bukunya "lslam dan Komedi Ketuhanan" yang diterbitkan pada tahun 1917 M, bahwa Dante menulis buku "La Deaina Contmedia" berdasarkan buku "Risalah Al-Ghufran." Tanpa diragukan, ia juga menjelaskan sisi kemiripan antara dua karya tulis ini. Bahkan Palasius menafikan dengan tegas usaha sebagian pemikir Eropa yang menyatakan komedi ketuhanan berasal dari sebagian kisah-kisah kristiani yang tersebar di Eropa pada abad pertengahan.

Bukan ini saja, ia juga menegaskan bahwa cerita rakyat yang banyak tersebar di Eropa tentang pahlawan suci berasal dari kisah-kisah Arab dan Islam yang telah pindah ke Eropa pada masa masa sebelumnya. Tidak diragukan lagi bahwa Palasius adalah saksi ahli dan tidak mungkin diklaim memihak kaum muslimin, karena ia adalah uskup Katolik terkemuka.

Dua orang penyair Inggris, Geoffrey Chauser (1342 - 1400 M), dan John Lydgate (1370 - 1450 M) terpengaruh oleh kebudayaan Arab, keduanya merupakan penyair awal yang besar pengaruhnya bagi pergerakan puisi di Inggris setelah itu.
Il Principe dan Sirnj Al-Muluk cendekiawan id
Il Principe dan Sirnj Al-Muluk

Pemikir Itali, Niccolo Machiavelli, yang pemikirannya dimuat dalam bukunya "Il Principe" bersumber dari buku " Sirnj Al-Muluk" karangan Abu Zandaqah Ath Tharthusi. Bahkan yang diambil dari buku itu tidak hanya sekedar garis besarnya atau sebagiannya, melainkan pasal-pasalnya secara keseluruhan dipindahkan setelah diterjemahkan ke dalam bahasa Latin.

Ada beberapa perkataan umum yang berpindah ke Itali dan oleh Machiavelli ditulis pengarangnya dalam bahasa Latin. Sebagian kritikus sastra yakin bahwa penyair besar Inggris, John Milton, juga terpengaruh oleh buku "Risalah Al-Ghufran" karya Al-Ma'ri, dan pengaruh itu nampak pada bukunya " Paradise Lost."

Buku pertama yang dicetak di Inggris pada tahun 1477 M adalah buku berjudul "Harapan dan Perkataan Para Filsuf" yang didasarkan pada buku Arab yang berjudul "Mukhtarul Hikam wa Mahasinul Kalam" (Kata Mutiara Pilihan), yang dikarang oleh Pangeran Mubasysyir bin Fatik Al-Mishri pada tahun 1053 M, dan buku ini telah diterjemah ke dalam beberapa bahasa di Eropa.

Banyak sastra Eropa yang terpengaruh dengan kisah "seribu Satu Malam" dari hikayah "Kalilah dan Dimnah." Adapun pengaruh hikayah ini dapat dilihat secara jelas dalam buku "Al-Amtsal" karangan penyair Prancis La Fontaine. Dalam bidang syair kita dapatkan bahwa cara pembuatan syair Arab telah ditiru dalam pembuatan syair Eropa, seperti yang tampak di daerah Propance di bagian Selatan Prancis pada abad kedua belas dan ketiga belas Masehi. Ini merupakan bukti terpengaruhnya syair Eropa oleh syair Arab. Disamping itu, ada juga kesamaan yang dominan antara nyanyian Andalusia dan nyanyian Spanyol yang dikenal dengan nama Villancico dan tersebar pada abad kelima belas Masehi.

itulah gambaran secara jelas bahwa kebudayaan bangsa barat tidak bisa dilepaskan dari pengaruh islam dan arab. bahkan hingga menyatu kedalam sastra. ini membuktikan bahwa bahasa arab sangat diterima dimasa itu.

untuk mengetahui ilmuan siapa saja yang berkontribusi dibidang ini, kamu bisa lihat di artikel berikut


semoga artikelnya bermanfaat, jika ada kritik dan saran kamu bisa menuliskannya disini